Fasilitas Pendidikan

Fasilitas Penunjang Kegiatan Akademik dan Kemahasiswaan

Tempat Tinggal Bagi Mahasiswa

Bagi mahasiswa yang belajar di STFT Fajar Timur disediakan rumah-rumah studi yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan tempat pembinaan yang dikelola oleh keuskupan dan ordo yang mensponsori STFT Fajar Timur.

  1. Mahasiswa dari keuskupan-keuskupan regio gerejawi Papua tinggal di rumah-rumah studi yang sebagai kesatuan disebut sebagai Seminari Tinggi Inter-diosesan Yerusalem Baru.
  2. Mahasiswa Ordo Fransiskan tinggal di Biara Sang Surya, Padang Bulan dan Biara Asisi, Waena.
  3. Mahasiswa Ordo Agustinus tinggal di Biara Kasisiakum, Gang Dolorosa, Jl. Pramuka, Waena.
  4. Mahasiswa dengan biaya studi mandiri dipersilakan mencari tempat tinggal sendiri.

 

Fasilitas Bagi Dosen

Bagi para dosen tetap baik awam, biarawan-biarawati maupun imam- disediakan fasilitas perumahan. Selain fasilitas perumahan terdapat pula kendaraan roda empat yang boleh digunakan oleh para dosen tetap.

 

Pembinaan Bagi Mahasiswa

Pembinaan kepribadian dan kehidupan rohani bagi mahasiswa-mahasiswi diatur oleh para pimpinan rumah studi dari masing-masing keuskupan dan ordo/tarekat religius.

Perpustakaan

Perpustakaan merupakan jantung sekolah, karena itu diberi kedudukan sebagai pusat seluruh kehidupan kampus. Tempatnya di lantai atas Gedung Fajar Timur. Perpustakaan terbagi atas ruang baca dan ruang penyimpanan buku.

Sistem pelayanan perpustakaan dapat diketahui lebih detil dalam Buku Petunjuk Perpustakaan STFT Fajar Timur, yang berisi peraturan penggunaan perpustakaan dan cara pelayanannya.

  • Waktu pelayanan : Jam 08.00-12.45.
  • Hari : Senin s/d Sabtu
  • Tempat : Ruang Baca

Sistem Pelayanan Perpustakaan STFT Fajar Timur menggunakan kartu katalog dan  komputer  dengan sistem Dos “Isis”.

Selain ruang koleksi umum, yang terutama berisi buku-buku dan jurnal ilmiah ilmu ketuhanan dan kemanusiaan, Perpustakaan STFT Fajar Timur mempunyai ruang koleksi khusus yang berisi buku-buku, arsip, manuskrip, majalah-majalah, serta foto-foto tentang Papua. Beberapa buku dan dokumen berusia lebih dari 100 tahun. Dokumen tertulis pada umumnya berbahasa Belanda dan sebagian lagi berbahasa Inggris, Jerman, Pigin (PNG), dan Bahasa Indonesia.

 

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat terdiri atas dua biro, yakni Biro Penelitian dan Biro Pengabdian pada Masyarakat.

Biro Penelitian

Tujuan Biro Penelitian ialah membimbing dan mengkoordinasi penelitian dosen dan mahasiswa-mahasiswi. Kegiatan penelitian mahasiswa merupakan bagian dari kurikulum yang didukung mata kuliah dan seminar berikut:

  • Metodologi Penelitian Sosial
  • Metodologi Penelitian Teologi
  • Seminar Pengintegrasian Teologi
  • Seminar Pengolahan Hasil Penelitian

Biro penelitian mengelola Limen: Jurnal Ilmiah Agama dan Kebudayaan, yang terbit dua kali setahun pada Oktober dan April. Jurnal ini merupakan media publikasi hasil penelitian dosen. Selain jurnal ilmiah, penelitian dosen juga didukung oleh adanya Seminar Dosen yang diselenggarakan paling kurang satu kali dalam satu semester.

Biro penelitian memiliki ruang tersendiri yang terletak di lantai II, di atas ruang sekretariat. Ruang ini dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, antara lain 2 perangkat komputer, meja dan peralatan kerja lainnya yang  berfungsi untuk rapat dan pemorsesan naskah-naskah Limen.

Biro Pengabdian Pada Masyarakat

Tujuan Biro Pengabdian pada Masyarakat ialah membimbing dan mengkoordinasi pengabdian dosen dan mahasiswa-mahasiswi. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan mahasiswa meru-pakan bagian dari kurikulum yang didukung mata kuliah dan seminar berikut:

  • Praktik Kemasyarakatan
  • Homilitika
  • Praktik Kegerejaan

 

Beasiswa

Tersedia sejumlah beasiswa yang dapat diberikan kepada mahasiswa-mahasiswi yang dari segi prestasi dan kepribadian dianggap berhak menerimanya. Beasiswa tersebut dapat digunakan untuk membayar biaya-biaya studi dan pemondokan (rumah studi), uang pangkal dan biaya hidup bulan pertama yang harus dibayar oleh mahasiswa-mahasiswi sendiri.