Jayapura, 25 Oktober 2025 — Dalam rangka merayakan HUT ke-58, STFT Fajar Timur menyelenggarakan seminar bertema “Peziarah Harapan: Membangun Damai dan Persaudaraan di Tanah Papua”. Acara berlangsung di Aula St. Yosep, STFT Fajar Timur, pukul 09.00–13.00 WIT, diikuti oleh dosen, tamu undangan, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.
Seminar ini lahir dari komitmen STFT Fajar Timur sebagai lembaga pendidikan tinggi Katolik yang sejak 1967 hadir di Papua sebagai pusat intelektual dan formasi pemimpin Gereja. Papua, dengan kekayaan budaya namun juga dinamika konflik dan luka sejarah, membutuhkan ruang dialog yang aman, kritis, dan terbuka. Melalui seminar ini, kampus ingin menegaskan kembali perannya sebagai bagian dari “peziarahan harapan” masyarakat Papua menuju perdamaian sejati.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Ketua STFT Fajar Timur, dilanjutkan dengan sesi pemaparan narasumber. Pst. Sandro Rangga, OFM dari JPIC Fransiskan Papua menjadi pemateri utama, mengangkat refleksi teologis dan sosial tentang harapan, keadilan, dan rekonsiliasi. Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dari peserta, menyoroti tantangan membangun kepercayaan, merawat kebinekaan, dan memperkuat solidaritas antar komunitas.
Di akhir kegiatan, panitia merumuskan poin refleksi dan rekomendasi awal sebagai kontribusi konkret STFT Fajar Timur bagi pembangunan damai di Papua. Hasil seminar akan dipublikasikan dalam bentuk laporan singkat serta menjadi dasar penguatan jejaring kolaboratif.
Melalui seminar ini, STFT Fajar Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai rumah dialog dan pusat inspirasi bagi Papua, melangkah bersama sebagai Peziarah Harapan demi persaudaraan yang lebih kuat di tanah yang diberkati ini. -mst.

Tinggalkan Komentar